Senin, 06 Juni 2011

PeMahaman Tentang Ilmu Tafsir

PENGERTIAN ILMU TAFSIR & KEGUNAANNYA

AL-QURAN: PUSARAN KHAZANAH KEILMUAN
 Al-Qur’an adalah sekumpulan teks yang dijadikan sebagai sentral sejarah dan peradaban Islam, dan sekaligus sebagai dasar ilmu pengetahuan.
 Peradaban Islam pada dasarnya adalah kegiatan manusiawi yang banyak didialogkan dengan realitas, dan dari segi lain, peradaban itu didialogkan dengan teks (al-Qur’an).
 Karena itu, teks al-Qur’an dapat dijadikan sebagai sentral peradaban, sentral ilmu dan pegangan keagamaan.
 interpretasi (tafsir) adalah salah satu mekanisme kebudayaan yang penting dalam memproduksi ilmu pengetahuan.

Perintah Merenungkan al-Qur’an
 Orang-orang yang telah kami beri al-Kitab kepadanya, mereka
membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman
kepadanya. (QS.al-Baqarah:121)
 Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran ataukah hati mereka terkunci? (Q.S. Muhammad:24)
 Nabi bersabda, “Al-Qur’an adalah hidangan Allah di bumi-Nya, maka nikmatilah hidangan itu semampunya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)



Definisi Ilmu Tafsir
 هو علم يعرف به فهم كتاب الله المنزل علي نبيه محمد (ص) وبيان معانيه وإستخراج أحكامه و حكمه .
Ilmu yang dengannya diketahui:
 maksud kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi-Nya, Muhammad Saw.
 Makna-makna al-Qur’an dapat dijelaskan
 Hukum-hukum dan hikmah-hikmahnya dapat diketahui

Tujuan/Manfaat Ilmu Tafsir
 Mengetahui makna kata-kata dalam al-Qur’an
 Menjelaskan maksud setiap ayat
 Menyingkap hukum dan hikmah yang dikandung al-Qur’an
 Menyampaikan pembaca kepada maksud yang diinginkan oleh Syari` (pembuat syari`at), yaitu Allah SWT, agar memperoleh kebahagiaan di dunia dan akherat

Ilmu-Ilmu yang Dibutuhkan dalam Penafsiran al-Qur’an (Ulum al-Qur’an)
 Ilmu Mawathin al-nuzul
 Ilmu Tawarikh
 Ilmu Asbab al-nuzul
 Ilmu Qira’at
 Ilmu tajwid
 Ilmu Gharib al-qur’an
 Ilmu I’rabil qur’an
 Ilmu Wujuh wa al-nazhair
 Ilmu Ma’rifat al-muhkam wa al-mutasyabih
 Ilmu Al-Nasikh wa al-Mansukh
 Ilmu Bada’I al-qur’an
 Ilmu I’jaz al-qur’an.
 Ilmu Tanasub ayat al-qur’an.
 Ilmu Aqsam al-qur’an.
 Ilmu Amtsal al-qur’an.
 Ilmu Jidal al-qur’an.
 Ilmu Adab al-tilawah al-qur’an

Sejarah Ilmu Tafsir
 Zaman Nabi
 Zaman Sahabat
 Zaman Tabi`in
 Zaman Keemasan Islam
 Zaman Kemunduran Islam
 Zaman Kemajuan Islam
 Zaman Modern

SYARAT DAN ADAB PENAFSIR AL-QUR’AN
 Beraqidah shahihah, karena aqidah sangat pengaruh dalam menafsirkan al-Qur’an.
 Tidak dengan hawa nafsu semata, Karena dengan hawa nafsu seseorang akan memenangkan pendapatnya sendiri tanpa melilhat dalil yang ada. Bahkan terkadang mengalihkan suatu ayat hanya untuk memenangkan pendapat atau madzhabnya.
 Mengikuti urut-urutan dalam menafsirkan al-Qur’an seperti penafsiran dengan al-Qur’an, kemudian as-sunnah, perkataan para sahabat dan perkataan para tabi’in.
 Faham bahasa arab dan perangkat-perangkatnya, karena al-Qur’an turun dengan bahasa arab. Mujahid berkata; “Tidak boleh seorangpun yang beriman kepada Allah dan hari akhir, berbicara tentang Kitabullah (al-Qur’an) jikalau tidak menguasai bahasa arab“.
 memiliki pemahaman yang mendalam agar bisa mentaujih (mengarahkan) suatu makna atau mengistimbat suatu hukum sesuai dengan nusus syari’ah,
 Faham dengan pokok-pokok ilmu yang ada hubungannya dengan al-Qur’an seperti ilmu nahwu (grammer), al-Isytiqoq (pecahan atau perubahan dari suatu kata ke kata yang lainnya), al-ma’ani, al-bayan, al-badi’, ilmu qiroat (macam-macam bacaan dalam al-Qur’an), aqidah shaihah, ushul fiqh, asbabunnuzul, kisah-kisah dalam islam, mengetahui nasikh wal mansukh, fiqh, hadits, dan lainnya yang dibutuhkan dalam menafsirkan.

Adab Seorang Mufassir:
 Niatnya harus bagus, hanya untuk mencari keridloan Allah semata.
 Berakhlak mulia, agar ilmunya bermanfaat dan dapat dicontoh oleh orang lain
 Mengamalkan ilmunya.
 Hati-hati dalam menukil sesuatu, tidak menulis atau berbicara kecuali setelah menelitinya terlebih dahulu kebenarannya.
 Berani dalam menyuarakan kebenaran dimana dan kapanpun dia berada.
 Tenang dan tidak tergesa-gesa terhadap sesuatu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar